210. Dari 'Ubadah bin Shamit r.a. ia berkata, "Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, 'Ada lima waktu yang telah diwajibkan Allah 'azza wa jalla. Barangsiapa berwudhu' dengan sempurna untuknya, mengerjakannya pada waktunya, dan menyempurnakan ruku' dan khusyu'nya, maka Allah berjanji kepadanya untuk mengampuninya. Barangsiapa tidak mengerjakan (semua itu), ia tidak mendapatkan janji Allah. Jika Allah menghendaki, Dia akan mengampuninya, dan jika Dia menghendaki, Dia akan mengadzabnya." (H.r.Abu Dawud)
keterangan : Khusyu' adalah perasaan takut didalam hati dan ketenangan pada anggota badan. (Tafsir Ibnu Katsir) Cara menyempurnakan khusyu' adalah dengan memusatkan pandangan ke arah tempat sujud ketika berdiri, ke arah jari-jari kedua kaki ketika ruku, ke arah ujung hidungnya ketika sujud, dan ke arah pangkuannya ketika duduk. (Syarah Sunan Abi Dawud)
217. Dari Abu Hurairah r.a. bahwasannya Rasulullah saw bersabda, "Shalat lima waktu, Jum'at yang satu ke Jum'at yang lain dan Ramadahn yang satu ke Ramadhan yang lain akan menghapuskan dosa di antara waktu-waktu tersebut selama ia meninggalkan dosa besar." (H.r.Muslim)
221. Dari Abu Umamah r.a. ia berkata, "Ditanyakan, 'Wahai Rasulullah doa manakah yang paling mustajab?' Beliau menjawab, 'Pada pertengahan separuh malam yang terakhir dan sesudah shalat wajib." (H.r.Tirmidzi)
224. Dari Abu Hurairah r.a. bahwasannya orang-orang fakir dari kalangan Muhajirin datang kepada Rasulullah saw. lalu berkata, "Orang-orang kaya telah memborong derajat yang tinggi dan kenikmatan yang abadi." Beliau bertanya, "Apakah itu?" Mereka menjawab, "Mereka shalat sebagaimana kami shalat, mereka berpuasa sebagaimana kami berpuasa, mereka bershadaqah sedangkan kami tidak mampu bershadaqah, dan mereka memerdekakan budak sedangkan kami tidak. Maka Rasulullah saw. bersabda, "Maukah kalian aku ajari sesuatu yang bisa kalian gunakan untuk menyusul orang-orang yang telah mendahului kalian dan mendahului orang-orang sesudah kalian? Dan tidak ada seseorang pun yang lebih utama dari kalilan kecuali orang yang berbuat seperti apa yang kalian kerjakan?" Mereka berkata, "Kami mau wahai Rasulullah!" Beliau bersabda, "Kalian bertasbih,bertakbir, dan bertahmid setiap selesai shalat 33kali." Abu Shalih berkata, "Lalu orang-orang fakir dari kalangan Muhajirin tersebut kembali menemui Rasulullah saw. dan berkata, 'Saudara kami, orang-orang kaya telah mendengar apa yang telah kami kerjakan, kemudian mereka melakukan hal serupa.' Rasulullah saw. bersabda, 'Itu adalah karunia Allah yang Dia berikan kepada siapa saja yang Dia kehendaki."' (H.r.Muslim)
229. Dari 'Abdullah bin 'Amr r.huma. ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, "Ada dua hal, jika seorang muslim membiasakannya,ia pasti masuk surga. Keduanya ringan,akan tetapi sedikit yang mau mengamalkannya, yakni bertasbih setiap shalat 1okali, bertahmid 10kali,dan bertakbir 10kali." Abdullah berkata, "Aku melihat Nabi saw. menghitungnya dengan jari tangan beliau." Beliau bersabda, "Seratus lima puluh di lisan akan tetapi seribu lima ratus dalam timbangan. Dan bila beranjak tidur bertasbih,bertahmid, dan bertakbir 100kali. itulah 100 dilidah, akan tetapi bernilai 1000 di timbangan. Maka siapakah diantara kalian yang dapat berbuat 2500 keburukan dalam satu harii?" Abdullah r.a. bertanya, "Bagaiman bisa seseorang tidak dapat membiasakannya?" Beliau bersabda, "Karena syaitan mendatangi salah seorang di antara kalian ketika ia sedang shalat.Lalu syaitan berkata: ingatlah ini, ingatlah itu, sehingga hal itu menyibukannya, dan barangkali ia tidak sadar (apa yang diucapkannya). Syaitan pun datang kepadanya di tempat tidurnya. Tidak henti-hentinya syaitan menidurkannya, sehingga ia pun tertidur." (H.r.Ibnu Hibban)
keterangan : Khusyu' adalah perasaan takut didalam hati dan ketenangan pada anggota badan. (Tafsir Ibnu Katsir) Cara menyempurnakan khusyu' adalah dengan memusatkan pandangan ke arah tempat sujud ketika berdiri, ke arah jari-jari kedua kaki ketika ruku, ke arah ujung hidungnya ketika sujud, dan ke arah pangkuannya ketika duduk. (Syarah Sunan Abi Dawud)
217. Dari Abu Hurairah r.a. bahwasannya Rasulullah saw bersabda, "Shalat lima waktu, Jum'at yang satu ke Jum'at yang lain dan Ramadahn yang satu ke Ramadhan yang lain akan menghapuskan dosa di antara waktu-waktu tersebut selama ia meninggalkan dosa besar." (H.r.Muslim)
221. Dari Abu Umamah r.a. ia berkata, "Ditanyakan, 'Wahai Rasulullah doa manakah yang paling mustajab?' Beliau menjawab, 'Pada pertengahan separuh malam yang terakhir dan sesudah shalat wajib." (H.r.Tirmidzi)
224. Dari Abu Hurairah r.a. bahwasannya orang-orang fakir dari kalangan Muhajirin datang kepada Rasulullah saw. lalu berkata, "Orang-orang kaya telah memborong derajat yang tinggi dan kenikmatan yang abadi." Beliau bertanya, "Apakah itu?" Mereka menjawab, "Mereka shalat sebagaimana kami shalat, mereka berpuasa sebagaimana kami berpuasa, mereka bershadaqah sedangkan kami tidak mampu bershadaqah, dan mereka memerdekakan budak sedangkan kami tidak. Maka Rasulullah saw. bersabda, "Maukah kalian aku ajari sesuatu yang bisa kalian gunakan untuk menyusul orang-orang yang telah mendahului kalian dan mendahului orang-orang sesudah kalian? Dan tidak ada seseorang pun yang lebih utama dari kalilan kecuali orang yang berbuat seperti apa yang kalian kerjakan?" Mereka berkata, "Kami mau wahai Rasulullah!" Beliau bersabda, "Kalian bertasbih,bertakbir, dan bertahmid setiap selesai shalat 33kali." Abu Shalih berkata, "Lalu orang-orang fakir dari kalangan Muhajirin tersebut kembali menemui Rasulullah saw. dan berkata, 'Saudara kami, orang-orang kaya telah mendengar apa yang telah kami kerjakan, kemudian mereka melakukan hal serupa.' Rasulullah saw. bersabda, 'Itu adalah karunia Allah yang Dia berikan kepada siapa saja yang Dia kehendaki."' (H.r.Muslim)
229. Dari 'Abdullah bin 'Amr r.huma. ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, "Ada dua hal, jika seorang muslim membiasakannya,ia pasti masuk surga. Keduanya ringan,akan tetapi sedikit yang mau mengamalkannya, yakni bertasbih setiap shalat 1okali, bertahmid 10kali,dan bertakbir 10kali." Abdullah berkata, "Aku melihat Nabi saw. menghitungnya dengan jari tangan beliau." Beliau bersabda, "Seratus lima puluh di lisan akan tetapi seribu lima ratus dalam timbangan. Dan bila beranjak tidur bertasbih,bertahmid, dan bertakbir 100kali. itulah 100 dilidah, akan tetapi bernilai 1000 di timbangan. Maka siapakah diantara kalian yang dapat berbuat 2500 keburukan dalam satu harii?" Abdullah r.a. bertanya, "Bagaiman bisa seseorang tidak dapat membiasakannya?" Beliau bersabda, "Karena syaitan mendatangi salah seorang di antara kalian ketika ia sedang shalat.Lalu syaitan berkata: ingatlah ini, ingatlah itu, sehingga hal itu menyibukannya, dan barangkali ia tidak sadar (apa yang diucapkannya). Syaitan pun datang kepadanya di tempat tidurnya. Tidak henti-hentinya syaitan menidurkannya, sehingga ia pun tertidur." (H.r.Ibnu Hibban)








0 komentar:
Posting Komentar